MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Perkumpulan JAWAS (Jawa asli) Mojokerto melaksanakan kopi darat pertama yang dihadiri sekitar 50 orang, terdiri dari pengurus dan anggota JAWAS, Ormas LIRA, Ormas SAKERA, LP2KP dan MADAS
Presiden Jawas Sigit Harianto, dalam acara itu, menjelaskan “visi misi JAWAS sesuai ijinnya untuk menejerial suku Jawa dan keturunannya dalam segala aspek kehidupan dimanapun berada.
Di JAWAS kita mengedepankan tradisi suku Jawa yang mengendapkan semangat gotong royong, sistim bos tidak berlaku, hal ini agar dalam setiap kegiatan dapat tercipta kekeluargaan dan leadership, serta jiwa sosial antar anggota dan pengurus, ujarnya, Kamis (15/1) di Warkop TBI Kecamatan Gedeg.
Sementara itu Bupati JAWAS Mojokerto Dwidjo Kretarto, SE. MM menyampaikan di JAWAS nantinya akan kolaborasi dan menggandeng lembaga-lembaga di Kabupaten dan Kota Mojokerto sebagai langkah nyata dan konkrit dalam mengatasi masalah tanpa masalah, baik masyarakat maupun ormas, serta bersinegri dengan program-program pemerintah, ujar Mbah Jo.
Dalam Kopdar itu masing-masing Ormas memberikan apresiasi baik terhadap keberadaan JAWAS, seperti Bang Heru Ketua SAKERA, menyampaikan kita saling support apabila ada kegiatan, dan Cak Mad dari MADAS menyampaikan kita mendukung penuh program JAWAS, sedangkan Bang Aji ketua LP2KP Mojokerto yang saat acara tidak bisa hadir, berpesan melalui saluran WhatsApp intinya mendukung kehadiran JAWAS di Mojokerto dalam rangka menyatukan suku Jawa di Mojokerto khususnya untuk berlaku sopan, santun, adab yang beradab dan adab asor toto kromo sebagai orang Jawa asli, sedangkan secara umum dapat membangun sinergi dengan baik antar suku dan agama di Nusantara ini, pesannya. (Dodik)Berita