MOJOKERTO | Jawas.id, Tradisi Ruah Desa Medali yang semestinya menjadi simbol kebersamaan masyarakat justru memunculkan polemik akibat tarif parkir sepeda motor mencapai Rp35.000.
Warga mengeluhkan penutupan akses jalan menuju perumahan tanpa sosialisasi. Sejumlah masyarakat memilih berjalan kaki guna menghindari beban biaya parkir yang dianggap tidak manusiawi.
Upaya konfirmasi awak media kepada pengelola parkir memicu adu argumen. Pengelola disebut tidak dapat menunjukkan dasar hukum penetapan tarif maupun izin pengelolaan lokasi parkir.
Kepala Desa Medali, H. Miftahuddin, diminta memberikan penjelasan terbuka kepada publik.
Warga mempertanyakan:
Legalitas kebijakan parkir
Kejelasan aliran dana
Peran pemerintah desa dalam pengawasan
Masyarakat berharap polemik ini segera dijawab secara transparan agar kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan kegiatan desa tetap terjaga.(Red kn)
